Cara Cuci Film Kamera Analog yang Benar Dan Rekomendasinya

Kali ini kami akan membagikan cara cuci film kamera analog yang benar lengkap dengan rekomendasi kamera analog yang bisa menjadi referensi anda.

Bagi anda pecinta fotografi pastinya anda menyadari dimana trend kamera analog saat ini telah mulai banyak digemari di tengah semakin berkembangnya teknologi dan fitur foto di HP. Hal ini tidak terlepas dari hasil kamera analog yang bisa menghasilkan warna foto yang unik dan memberikan kesan klasik.

Namun kamera analog ini membutuhkan roll film agar anda tetap bisa mengambil gambar dan apabila rollnya sudah penuh atau habis maka mau tidak mau anda harus menggantinya dengan yang baru. Nantinya hasil foto anda bisa anda cetak atau cuci di jasa cuci film kamera analog yang saat ini sudah banyak tersedia di berbagai kota seperti di Jakarta, Surabaya, Bandung, Makassar, Palembang, Jogja, Bali, dan kota-kota besar lainnya.

Akan tetapi selain ke jasa tukang cuci film kamera analog, saat ini anda juga bisa mencucinya sendiri. Namun anda harus mengetahui cara cuci film kamera analog yang benar agar foto anda bisa tercetak dengan baik dan momen foto anda bisa rusak begitu saja.

Untuk itu, simak panduan cara cuci film kamera analog yang benar secara mandiri dirumah untuk anda simak sebagai berikut.

Cara Cuci Film Kamera Analog

Siapkan Peralatan Cuci Film

Pertama untuk cuci film kamera analog adalah anda harus menyiapkan sejumlah peralatan yang dibutuhkan. Peralatan yang dibutuhkan adalah developer, film picker, gunting, termometer, sarung tangan, gelas ukur, timer (bisa diganti dengan stopwatch pada ponsel), baskom yang berisi air bersih.

Peralatan lain yang dibutuhkan untuk cuci film adalah corong, roll film yang sudah terekspos dan squeegee namun hal ini opsional saja. Pastikan semua peralatan cuci film tersebut sudah siap sebelum memulai proses pencucian sehingga aktivitas mencuci film kamera analog bisa dilakukan dengan baik dan benar.

Siapkan Developing Kit

Cara selanjutnya untuk cuci film kamera adalah dengan menyiapkan developing kit. Anda perlu menyiapkan sejumlah bahan kimia untuk proses mencuci film, yaitu developer, bleach dan fixer. Developing kit ini bisa disesuaikan berdasarkan jenis roll film dan warna dari roll film sehingga sebelum melakukan proses pencucian pastikan untuk mengetahui jenis roll filmnya.

Jika semua peralatan sudah siap maka langkah selanjutnya adalah dengan menyiapkan suhu chemical. Pengaturan suhu ini bisa kamu lakukan dengan memasukan botol chemical ke dalam baskom yang berisi air bersih. Anda bisa menggunakan termometer untuk mengukur suhunya, yaitu 38 derajat sehingga air bisa dimasak terlebih dahulu sebelum proses pencucian film.

Gulung Rol Film ke Dalam Rel

Cara yang ketiga adalah keluarkan lidah film dari canisternya dengan menggunakan film picker. Setelah itu, anda bisa menggulung roll film ke dalam rel developer tank hingga mentok dan gunting pada bagian ujung canisternya. Selanjutnya masukan rel tersebut ke dalam developer tank dan lakukan proses ini di dalam changing bag.

Jika kamu nggak punya changing bag maka kamu bisa memanfaatkan sejumlah bahan lain, seperti selimut atau kain tebal. Anda juga bisa melakukan proses ini di dalam ruangan yang kedap atau minim terhadap cahaya sehingga proses ini dapat berlangsung dengan baik dan roll film tidak terbakar.

Proses Cuci Film

Dan cara terakhir adalah proses pencucian film, tahap pertama adalah pre wash yang diawali dengan memasukan film ke dalam developer tank dan masukan air yang memiliki suhu 38 derajat ke dalam tank. Proses ini adalah tahapan untuk membilas klise dari debu atau kotoran dan lakukan selama kurang lebih 1 menit disertai agitasi secara perlahan-lahan.

Langkah selanjutnya adalah developing film yang bisa dilakukan dengan menyiapkan timer untuk menghitung durasi pencucian film. Pada proses ini pastikan untuk menggunakan sarung tangan supaya tangan nggak terkontaminasi bahan kimia. Tuang developer ke dalam tangki dan agitasi selama 30 detik, kemudian lakukan agitasi 10 menit dan diamkan 30 detik.

Setelah itu, tuangkan kembali CD ke dalam botol dengan memanfaatkan corong. Kemudian tuangkan bleach ke dalam tangki dengan durasi yang sama dan cairan ini hanya bisa digunakan satu kali saja. Langkah selanjutnya adalah proses wash yang bisa dilakukan untuk membilas sisa-sisa cairan yang menempel pada roll film.

Tuangkan air 500 ml ke dalam tangki dan agitasi selama 1 menit. Lakukan proses ini sebanyak tiga kali dan setelah itu tuangkan fixer ke dalam tangki dan lanjutkan dengan agitasi selama 1 menit. Jika sudah keluarkan roll film dan jemur hingga kering dengan menggunakan penjepit dan pastikan kering terlebih dahulu sebelum dipindai untuk versi digitalnya.

Rekomendasi Kamera Analog Terbaik

Apabila anda masih bimbang dalam menentukan kamera analog terbaik maka anda bisa menyimak ulasan rekomendasi kamera analog terbaik berikut ini untuk dijadikan sebagai referensi atau bahan pertimbangan.

Kodak Film Kamera Analog M35

Rekomendasi kamera analog terbaik yang pertama adalah Kodak film kamera analog M35 yang dibanderol dengan harga mulai dari 360 ribuan. Kamera ini sudah didukung dengan optical lens sebesar 31 mm dan shutter speed 1/20s dengan tenaga baterai 1 x AAA yang bisa digunakan secara nyaman untuk membidik objek.

Kodak Kamera Ultra F9

Rekomendasi kamera analog terbaik yang selanjutnya adalah Kodak Ultra F9 yang dibanderol dengan harga mulai dari 550 ribuan. Kamera ini adalah tipe kamera analog reusable dengan roll film berukuran 35 mm yang sudah didukung dengan optical lens 31 mm. Kamera ini didukung dengan shutter speed 1/120s dan ISO 200/400.

SBOX W1

Rekomendasi kamera analog terbaik yang ketiga adalah SBOX W1 yang dibanderol dengan harga mulai dar 130 ribuan. Kamera ini sudah didukung dengan viewfinder field 70% yang sudah dilengkapi dengan penggunaan underwater case. Dengan underwater case, kamera ini bisa digunakan untuk mengambil gambar di bawah air.

Yashica MF1

Rekomendasi kamera analog terbaik yang keempat adalah Yashica MF1 yang dibanderol dengan harga mulai dari 550 ribuan. Kamera ini memiliki pilihan warna yang beragam yang sudah didukung dengan roll film 35 mm dan ISO 400. Aperture yang dimiliki adalah F11 dan didukung dengan focus range 1 m to infinity.

Yashica MF2

Rekomendasi kamera analog terbaik yang terakhir adalah Yashica MF2 yang dibanderol dengan harga mulai dari 1.1 jutaan. Kamera analog ini memiliki lens 38 mm dengan mechanical timer 10 detik dan didukung dengan penggunaan ISO100. Daya yang digunakan oleh kamera analog ini adalah baterai AA sebanyak 2 buah sehingga cukup praktis dan mudah diganti.

Demikian informasi mengenai cara cuci film kamera analog yang benar lengkap dengan rekomendasi kamera analog untuk menjadi pilihan anda. Semoga berguna dan bermanfaat.

Check Also

Cara Daftar Gofood Rumahan, UMKM Serta Perusahaan

Bagi anda para pelaku bisnis kuliner rumahan, UMKM, atau perusahaan, maka salah satu cara mengembangkan …